Dewan Bahasa & Pustaka  Carian Spesifik
 

Juga ditemui dalam : Kamus dan Istilah ; Artikel ; Puisi ; Ensiklopedia ; Buku ; Khidmat Nasihat ; Peribahasa ; Dialek ; Katan ; Pantun ; Domain_Fik ;
Maklumat Tambahan Dalam :Korpus ; e-Tesis ;e-Jurnal ;

 
Menganyam Kedukaan
Menganyam Kedukaan
hidupnya setelah dia beniikah dengan mak. 98 MENGANYAM KEDtJKAAN “Aku tak akan mengahwini gadis yang tak tahu hen- pantun dan menyanyi.” Pennah ayah benkatademikian kepada Wa Siot. “Jangan takbun Nerawi. Jodoh pertemuan, aja! dan maut adalah ketentuan Allah.” Tetapi akhinnya, hajat ayah dikabulkan Tuhan Wa Siot tidak menduga ayah akan menjadi adik iparnya. Mak memenuhi segala impian ayah. Mak pandai berpantun bengendang. Wak Seman tahu Menan masih sayang kepada Munah, dan Munah pula masih boleb tahan juga. “Zaitun juga masih solo!” Denan yang sejak tadi diam, tunut mencelah kenana membantu mencani jodoh kedua untuk Menan. Hadinin ketawa lagi. Muka Menan menah padam. Hatinya bentambah genam. “!tulah awak seniua. Onang tengah benbincang tentang hal berat, tentang hak, tentang pusaka moyang-temoyang. awak ambit
1
Tesaurus
 
jodoh (kata nama)
Bersinonim dengan pasangan, teman kawan, lawan, saing, kelamin;,
Kata Terbitan : menjodohkan, penjodohan,

Puisi
 

Pecah sudu pecah pingganku,
     Main gasing beramah-tamah;
Bukan jodoh bukan lawanku,
     Macam anjing di bawah rumah.



Lihat selanjutnya...